Terbunuh sepinya malam terbangun oleh penatnya pagi
selalu merasa sendiri, di titik nadir.
Entah dimana kusimpan kenangan yang mendatangkan senyum
karena yang tersisa hanya bagian nadir.
Masih ada kalian, kalian yang membelai, kalian yang menusuk
beberapa dari kalian, bersamaku, membawaku ke bab yang nadir.
Kalian tidak pernah benar-benar membelai, tidak pernah
kalian membelai hanya untuk menemukan celah nadirku.
Aku merindukan kalian, bukan kalian, tapi kalian....
dan aku merindukan diriku sendiri, yang kini telah hanyur oleh nadir,
Kalian..
dimana ?
apakah di titik nadir bersamaku ?
atau diantara Nadirku dan Zenith ?
entahlah
Dengan nanar, aku masih bisa mendengar suara Tuhan
Suatu saat aku akan terbangun dengan pagi yang melebihi zenith,
pagi yang sangat jauh dari nadir,
pagi yang terang jauh dari tempat yang disebut dunia bahkan ketika itu datang aku akan menetaskan airmata karena takjub akan keindahan pagi itu..
pagi dimana bukan ayah atau ibu atau kalian yang disampingku, melainkan Tuhan..
pagi dimana aku akan lupa segala titik nadir yang pernah kukecap
pagi dimana semua telah selesai, dan harus dimulai lagi
pagi dimana aku menghembuskan nafas terakhirku..
pagi itu..aku mati.
LP
Zenith adalah titik di angkasa yang berada persis di atas pengamat. Posisi zenith di angkasa tergantung pada arah gaya gravitasi bumi di tempat pengamat berada. Jarak angular antara zenith ke celestial body disebut jarak zenith.
Nadir adalah lawan dari zenith, yaitu suatu titik di angkasa yang berada persis di bawah pengamat.
Selasa, 23 Desember 2014
Langganan:
Postingan (Atom)




